Suara “krek krek” pada AC mobil bukanlah hal yang boleh dianggap sepele. Meski AC masih terasa dingin, suara gesekan atau ketukan tersebut bisa menandakan bahwa ada komponen yang mulai aus atau bahkan sudah masuk fase kritis. Semakin lama dibiarkan, kerusakan dapat merambat ke bagian lain dan membuat biaya perbaikan semakin besar.
Jika Anda mengalami hal ini, sangat disarankan melakukan pengecekan langsung ke teknisi berpengalaman, misalnya di bengkel AC mobil Cileungsi yang sudah terbiasa menangani berbagai kasus kerusakan AC.
- Bearing Kompresor Mulai Aus
Salah satu penyebab paling umum bunyi “krek krek” adalah bearing kompresor yang mulai rusak. Saat bearing sudah aus, putarannya menjadi tidak stabil dan menimbulkan suara gesekan keras.
Tanda-tandanya:
- Bunyi muncul saat AC pertama kali dinyalakan
- Bunyi semakin keras seiring bertambahnya putaran mesin
- Kadang disertai getaran
Jika dibiarkan, kerusakan bisa merambat ke kompresor sehingga perlu ganti unit.
- Pulley atau Magnetic Clutch Bermasalah
Pulley AC membantu memutar kompresor melalui belt mesin. Ketika pulley atau magnetic clutch mulai aus, suara kasar atau ketukan dapat terdengar.
Gejala umum:
- Suara “krek krek” ketika kompresor engage
- AC kadang tiba-tiba tidak dingin
- Terdengar gesekan metal
Masalah ini perlu penanganan teknisi agar tidak menyebabkan belt putus.
- Fan Blower Kotor atau Rusak
Debu dan kotoran pada fan blower dapat mengganggu putaran kipas sehingga menimbulkan suara gesekan.
Tanda fan blower bermasalah:
- AC berbunyi saat kecepatan kipas dinaikkan
- Udara dari blower melemah
- AC mengeluarkan bau kurang sedap
Jika motor blower rusak, suara akan semakin jelas dan perlu penggantian.
- Evaporator Penuh Kotoran
Kotoran yang menumpuk pada evaporator dapat menimbulkan aliran udara tidak stabil. Saat kipas blower bekerja keras melewati jalur yang tersumbat, suara kasar bisa muncul.
Selain bunyi, tanda evaporator kotor antara lain:
- AC kurang dingin
- Muncul embun berlebihan
- Bau apek
Pembersihan evaporator biasanya membutuhkan pembongkaran dashboard.
- Belt AC Mengering atau Retak
Karet belt yang sudah mulai kering, retak, atau longgar juga bisa menyebabkan suara “krek krek”, terutama ketika beban AC meningkat.
Jika belt putus tiba-tiba, kompresor tidak akan bekerja dan AC langsung tidak dingin.
Bunyi “krek krek” pada AC mobil adalah tanda bahwa ada komponen yang sedang bermasalah, mulai dari bearing kompresor, pulley, blower, evaporator, hingga belt. Mengabaikan suara ini bisa berujung pada kerusakan besar dan biaya perbaikan yang jauh lebih mahal.
Segera bawa kendaraan Anda untuk diperiksa di tempat yang kompeten, seperti bengkel AC mobil Cileungsi, agar kerusakan dapat ditangani sejak dini sebelum menjadi lebih serius.